Inilah Kejutan di Transfer Musim Dingin

DataMedan,-Transfer musim dingin kali ini sudah resmi ditutup sejak pukul 06.00 WIB. Banyak kejutan yang terjadi pada Januari ini dengan perpindahan pemain yang tak terduga. Selain itu harga mereka yang tiap tahun makin mahal juga mulai menambah rekor yang terjadi. Setidaknya, hingga saat ini ada 5 transfer termahal yang terjadi di bulan Januari.

Nilai-nilai ini bukan tidak mungkin akan terus membengkak tiap tahunnya seiring harga pasar pemain yang kian tidak masuk akal. Seperti yang sudah-sudah, pecahnya rekor transfer kali ini kembali melibatkan tim-tim besar Eropa yang memiliki kekuatan finansial yang kuat.

Kendati FIFA sudah mengatur pengeluaran klub melalui Financial Fair Play (FFP) hal itu tidak menjadi penghalang beberapa klub untuk mengeluarkan dana lebih dari 50 juta pounds hanya untuk satu pemain saja. Bahkan banyak transfer tahun ini melebihi rekor transfer termahal tahun-tahun sebelumnya.

Berikut 5 transfer termahal yang terjadi di musim dingin yang sudah dirangkum Football5Star:

Philippe Coutinho (142 juta pounds)

Urutan pertama dihuni oleh mantan pemain Liverpool, Coutinho. Keinginannya hengkang ke Barcelona membuat The Reds tak kuasa menolak permintaannya. Setelah melalui proses yang sangat panjang, pemain asal Brasil ini akhirnya hijrah ke Camp Nou pada awal Januari ini dengan status sebagai pemain termahal kedua di dunia.

El Barca pun harus merogoh kocek 142 juta pounds agar Liverpool bersedia melepas bintangnnya tersebut. Mendapat dana segar 222 juta euro hasil penjualan Neymar ke PSG membuat Blaugrana memiliki dana melimpah untuk mendatangkan pemain baru. Coutinho pun sudah mengemas dua laga bersama Los Cules dan sukses membawa timnya meraih kemenangan.

Virgil van Dijk (75 juta Pounds)

Kebutuhan bek tangguh membuat Liverpool bergerak cepat untuk menambal lubang yang selama ini menjadi kelemahan mereka. Pilihan pun jatuh kepada pemain asal Belanda, Virgil van Dijk. Tak tanggung-tanggung, The Reds harus mengeluarkan dana 75 juta pounds kepada Southampton untuk melepaskan kapten mereka pada musim dingin ini.

The Kop kini resmi menjadikan van Dijk sebagai bek termahal dunia. Sejatinya, mantan pemain Celtic FC ini adalah incaran Juergen Klopp di awal musim. Namun, keengganan Soton menjualnya Agustus lalu membuat Liverpool baru bisa mendaratkannya di Anfield Januari ini.

Aymeric Laporte (57 juta Pounds)

Satu nama yang mencuri perhatian di transfer Januari kali ini adalah Aymeric Laporte. Pemain asal Prancis tersebut baru saja dinobatkan sebagai bek termahal Manchester City ketika didatangkan dari Athletic Bilbao dengan mahar 57 juta pounds. Ia pun mengalahkan Benjamin Mendy yang datang dengan harga 52 juta pounds.

Baru dua hari menginjakkan kakinya di Manchester, Laporte langsung melakoni debutnya saat City mengalahkan West Bromwich Albion. Di sisi lain, Kedatangan bek 23 tahun itu pun semakin menegaskan kebutuhan Guardiola akan pemain mahal. Sejak menginjakkan kakinya di Etihad Stadium musim lalu, City sudah mengeluarkan kocek sebesar 430 juta pounds.

Pierre-Emerick Aubameyang (56 juta pounds)

Pemain lain yang menjadi kejutan di hari terakhir transfer musim dingin kali ini adalah Aubameyang. Bukan perkara nilainya yang mencapai 56 juta pounds, tapi pilihannya yang memperkuat Arsenal hingga empat tahun ke depan. Selama ini, striker asal Gabon lebih sering dikaitkan akan hengkang ke Real Madrid atau Chelsea.

Desas-desus kepergian Aubameyang dari Borussia Dortmund memang sudah tercium sejak Desember lalu. Turunnya performa sang striker di beberapa laga terakhir, ditambah ulahnya yang membuat pihak klub jengkel, akhirnya membuat Der Borussen melepasnya ke Meriam London yang bersedia membayar mahal.

Fernando Torres (50 juta pounds)

Torres pernah menjadi pemain kesayangan publik Liverpool selama tiga musim. Namun, keputusannya pindah ke Chelsea pada Januari 2011 membuat fans The Kop murka. Kendati demikian, hal itu tidak menghambat keuntungan yang didapat The Reds yang mendapatkan dana sebesar 50 juta pounds.

Sayangnya, harga selangit tak mampu diimbangi performa El Nino di lapangan. Ia justru lebih sering menjadi faktor kegagalan Chelsea mencetak gol karena membuang banyak peluang. Makin merosotnya performa pemain asal Spanyol ini membuat dirinya lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan