Komisi C Terima Banyak Keluhan Soal Pasar Marelan

Medan,-Komisi C DPRD Medan mengaku kecewa dengan sikap Dirut PD. Pasar Rusdi Siniraya. Dia tidal hadir pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas masalah pedagang Pasar Marelan. Padahal persoalan tersebut mendesak untuk segera diselesaikan.

Selasa (27/2), Komisi C DPRD Medan kembali melanjutlan RDP membahas persoalan kisruh pedagang Pasar Marelan. Namun, baru saja rapat dibuka, Ketua Komisi C Hendra DS terpaksa menutup kembali rapat itu. Karena pihak paling berkompeten untuk dimintai penjelasannya tidak hadir. Yakni Dirut PD.Pasar dan pihak Persatuan Pedagang Pasar Marelan (P3TM).

Rencananya, agenda rapat hari itu adalah untuk mencarikan solusi terhadap kisruh pedagang Pasar Marelan. Komisi C menerima banyak keluhan, seperti mahalnya harga kios, keterlibatan P3TM dalam pembangunan sarana pasar dan lainnya.

Sejumlah pihak yang diundang Komisi C hadir pada rapat itu. Selain anggota dewan Mulia Asri Rambe dan Boydo HK Panjaitan, juaga hadir perwakilan kelompok pedagang yang akan menempati Pasar Marelan. Hadir juga Dewan Pengawas Perusahaan Daerah, dan kelompok LSM. Sedangkan Dirut PD.Pasar diwakili oleh dua orang stafnya.

Namun begitu Ketua Komisi C Hendra DS, berpandangan, rapat tidak akan mungkin dapat merumuskan sesuatu karena Dirut PD.Pasar dan pihak PKTM tidak hadir. Karena merekalah yang paling berkompeten untuk dimintai keterangannya, guna dicarikan solusinya. Karena itu, dia menutup rapat dan mengagendakannya kembali.

Menurut Hendra DS, sebenarnya tidak ada permasalahan yang krusial pada Pasar Marelan ini. Tapi dibuat masalah. Persoalannya itu ada di PD.Pasar dan P3TM. “Makanya kita undang PD.Pasar, PKTM dan Badan Pengawas. Tapi yang hadir hanya Badan Pengawas,”katanya.

Wakil Ketua Komisi C Mulia Asri Rambe (Bayek), setuju rapat ditunda. Dia juga berpesan agar staf PD.Pasar yang hadir menyampaikan kepada Dirut Rusdi Sinuraya, untuk hadir pada rapat berikutnya yang akan diagendakan kemudian.

“Tolong sampaikan kepada Dirut, agar hadir pada pertemuan berikutnya. Kalau tidak, mohon maaf, kami akan buat rekomendasi kepada wali kota untuk mengganti Dirut,” kata Bayek, kepada perwakilan PD Pasar.

Sementara itu, saat RDP di Komisi C berlangsung, ternyata Dirut PD.Pasar Rusdi Sinuraya, sembunyi di ruangan Wakil Ketua DPRD Ichwan Ritonga. Diduga dia meminta perlindungan kepada Ichwan.

Sejumlah wartawan sempat melihat Rusdi Sinuraya, keluar dari ruangan Icwan Ritonga. Namun dia tidak merespon wartawan.Wakil Ketua DPRD Ichwan Ritonga, kepada wartawan mengakui kalau Dirut PD.Pasar berkunjung ke ruang kerjanya. Namun dia tidak tahu kalau pada saat yang bersamaan Rusdi Sinuraya, diundang RDO oleh Komisi C.

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan