Di Reses H.Asmui Lubis WargaPertanyakan PAUD dan Bangunan Kios di Atas Parit

DataMedan,- Warga di Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Medan Kota, Medan Amplas, Medan Denai dan Medan Area antusias mengikuti reses I Tahun 2018 yang dilaksanakan Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) H.Asmui Lubis yang dilaksanakan di Jalan Air Bersih Ujung, Kecamatan Medan Kota, pekan kemarin.

Warga mempertanyakan permasalahan syarat pembuatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan buruknya pengawasan lingkungan yang dilakukan Pemerintah Kota Medan. Aisyah misalnya, warga Jalan SM Raja ini mempertanyakan soal izin dan syarat mendirikan PAUD, mengingat kondisi dilingkungannya membutuhkan PAUD. “Kami mohon dinformasikan syarat mendirikan PAUD. Di lingkungan kami banyak anak-anak namun tidak ada PAUD,” jelasnya.

Diakuinya, warga kekurangan informasi. Adapun informasi yang diperoleh sangat tidak jelas. “Informasi banyak kami dapatkan namun yang kami terima berbeda-beda, jadi mohon kepada Pemko Medan untuk bisa menjelaskan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Warga di Medan Amplas memprotes adanya bangunan kios yang berdiri diatas parit. Siti Aminah, warga jalan Timbang Deli Medan Amplas mengatakan ada bangunan yang berdiri di atas parit namun tidak pernah ditindak. “Sepertinya tidak ada pengawasan, mohon ini bisa menjadi perhatian,” jelasnya.

Warga meminta Pemko Medan dan jajarannya untuk bisa menertibkan persoalan ini, mengingat dampak yang ditimbulkan akan sangat besar. “Dampaknya bisa saja banjir, padahal menurut aturan parit itu tidak boleh berdiri bangunan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Medan, H.Asmui Lubis berterimakasih kepada warga masyarakat yang sudah sangat antusias dengan pelaksanaan reses ini. “Saya berterimakasih warga bisa memanfaatkan moment reses ini untuk menyampaikan persoalan yang ada di masyarakat,” jelasnya.

Asmui mengatakan, pengawasan Pembangunan Kota tidak hanya menjadi ranah Wakil rakyat saja melainkan seluruh elemen masyarakat. “Melalui reses ini, masyarakat bisa menyampaikan pengawasannya di lingkungan masing masing, dan antusiasme ini membuktikan warga sangat peduli dengan lingkungannya,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Medan Kota Edi Mulia Matondang yang hadir dalam acara reses ini mengatakan, acara reses ini merupakan kesempatan warga untuk menyampaikan permasalahan yang ada di lingkungannya. “Manfaatkan acara Reses ini, ini merupakan salura yang baik dan resmi dan apa yang dihasilkan akan disampaikan ke Pemko Medan,” jelasnya.

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan