H.Salman Alfarisi Lc.MA : Perda MDTA Harus Menjadi Solusi

Medan,- Pergaulan generasi muda saat ini sangat mengkhawatirkan, bukan tidak mungkin, tahun tahun kedepan buruknya pergaulan ini akan berdampak bagi kualitas kediupan negara. Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Medan Fraksi PKS, H.Salman Alfarisi Lc,MA menilai kehadiran perda-perda syariah dan keumatan perlu mendapatkan perhatian dalam penerapannya, sehingga menjadi solusi ditengah-tengah masyarakat.

Salah satu Perda yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya yaitu Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 Tahun 2014 tentang Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). Salman mengharapkan Perda ini bisa menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki generadi muda Kota Medan.

“Penerapan Perda ini butuh sinergitas antara masyarakat dan Pemerintah serta lembaga lainnya, sehingga pelaksanaanya bisa maksimal di masyarakat,” jelas H.Salman Alfarisi saat menyampaikan materi Sosialisasi nomor 5 Tahun 2014 tentang Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di kawasan Pekan Labuhan, Medan Labuhan baru-baru ini.

Salman menegaskan, Perda ini harus menjadi solusi. Pemerintah Kota Medan memiliki peran vital memaksimalkan aparaturnya sehingga perda ini benar-benar dipahami masyarakat.

“Kehadiran perda ini harus menjadi solusi dari permasalahan kita sekarang ini. Kita tidak ingin, Perda ini hanya menjadi lembaran-lembaran arsip daerah yang pernah diciptakan namun tidak memiliki guna apa-apa,” ungkapnya.

Diakui Salman, semenjak disahkannya perda ini, DPRD Medan melihat teransisi yang kurang maksimal dilakukan Pemko Medan selama empat tahun. “Dalam perjalannya, setelah disahkannya Perda ini pada 2014, banyak sekali permasalahan di lapangan. Salah satunya terkait penerbitan Peraturan Walikota Medan yang sangat terlambat,” jelasnya.

Meski sudah diberi waktu empat tahun sebagai waktu transisi, saat ini pelaksanaan Perda MDTA belum terasa gaungnya di lapangan. Bahkan pemberlakuan ijazah MDTA sebagai syarat masuk SLTP juga belum dianggap serius.

“Kita akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa MDTA sangat penting bagi tumbuh kembang generasi muda,” jelasnya.

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan