Wabup Sergai Buka MTQ ke XV Tingkat Sergai

SERGAI, – Wakil Bupati Sergai, Darma Wijaya membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XV tingkat Kabupaten Sergai Tahun 2019, di alun-alun Replika Istana Sultan Serdang, Kelurahan Melati Kebun Kecamatan Pegajahan, Selasa (26/02/2019).

Acara tersebut mengusung tema “Melalui MTQ XV Kabupaten Serdang Bedagai Kita Jadikan Al-Quran Sebagai Landasan Spiritual Untuk Membangun Kehidupan Bermasyarakat Yang Religius dan Berkelanjutan”.

Darma Wijaya mengatakan, kitab suci Al-Quran merupakan kalam Allah SWT yang diturunkan untuk menjadi tuntunan dan pegangan bagi umat manusia agar memperoleh kebahagiaan baik dunia maupun akhirat.

Selain berisi nilai-nilai keimanan, Al-Quran juga mengandung sumber ilmu pengetahuan yang diperuntukkan bagi umat manusia. Di samping itu, Al-Quran juga berisi kisah sejarah dan pesan moral yang luhur dan agung.

Untuk itu,  salah satu upaya umat Islam dalam menjadikan Al-Quran berfungsi demikian adalah dengan melaksanakan MTQ.

“Kegiatan MTQ bertujuan untuk menyiarkan agama Islam namun secara pribadi MTQ dijadikan sebagai ajang motivasi untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al-Quran,” katanya.

Dia berharap, melalui kegiatan ini diajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dan pemasyarakatan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, terutama dengan meningkatkan fungsi dan peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) baik ditingkat kecamatan maupun kabupaten.

“Mari jadikan MTQ XV ini sebagai pondasi untuk menjadikan masyarakat terutama generasi muda yang peduli, kreatif dan senantiasa melakukan perubahan kearah perbaikan serta mewujudkan cita-cita sebagai generasi penerus daerah-daerah bangsa yang Qurani,” pungkasnya.

Ketua Panitia MTQ XV Kabupaten Sergai Tahun 2019 Drs Hadi Wirnano, MM yang dibacakan Kakan Kemenag Dr. H. Sarmadan Nur, mengatakan tujuan MTQ XV adalah meningkatkan kemampuan seni membaca Al-Quran sekaligus memberikan motivasi pada masyarakat, untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini diselenggarakan pada 26 Februari hingga 2 Maret 2019 dan  diikuti 708 peserta dari 17 Kecamatan. Sementara cabang yang diperlombakan adalah Tilawatil Quran, Qiraat Si-Quran, Hifzil Qur’an, Tafsir Al-Quran, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khattil Qur’an, dan Makalah Qur’an.(DM/02)

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan