Masyarakat Diajak Manfaatkan Nilai Ekonomis Sampah

Medan,- Permasalahan sampah di kota Medan hingga hari ini belum juga bisa dituntaskan dengan baik. Persoalan muncul dari masyarakat dan industri yang menghasilkan sampah hingga penanganannya.

Kondisi saat ini di masyarakat, sampah masih menjadi masalah dan belum menjadi solusi. Padahal dibeberapa tempat lain, sampah sudah menjadi solusi bagi masyarakat salah satunya soal peningkatan pendapatan.

“Saya ingin sampaikan, bahwa sampah yang selama ini dianggap menjadi masalah ternyata memiliki nilai ekonomis tinggi. Bahkan masyarakat bisa memanfaatkan sampah sebagai pendapatan tambahan,” jelas Irwansyah saat menyampaikan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan

di Jalan Mapilindo No.111, Tegal Rejo, Kec. Medan Perjuangan, Kota Medan, Sabtu (18/01/2020).

Irwansyah mengatakan, dalam Perda yang sudah disahkan hampir lima tahun silam ini salah satunya adalah terkait pengelolaan sampah yang bisa meningkatkan pendapatan warga.

“Jadi sampah ini ada nilai ekonomisnya jika masyarakat dan Pemko Medan bisa mengelolanya dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, terkait belum tuntasnya persoalan sampah di Masyarakat saat ini, Politisi Partai Keadilan Sejahtera mengharapkan masyarakat dan Pemko Medan bahu-membahu meningkatkan kesadaran dalam persoalan sampah ini sehingga bisa diatasi.

“Yang paling penting dalam permasalahan sampah ini adalah kesadaran setiap masyarakat di Kota Medan ini, sehingga sampah benar-benar bisa dituntaskan,” jelasnya.

Soal sanksi dalam perda ini, Irwansyah mengharapkan Pemko Medan bisa lebih dahulu memaksimalkan penyampaian informasi-informasi terkait produk hukum ini kepada masyarakat, agar supaya menjadi paham.

“Harapan kita semua, produk hukum ini bisa maksimal dipahami masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah warga yang hadir menyampaikan masukannya terkait ketersediaan fasilitas pembuangan sampah serta pengelolaan sampah seperti pengangkutan yang saat ini belum juga ditangani dengan baik.

Share DataMedan

Leave a Reply