Presma UNA Minta Kegiatan KKN Mahasiswa Jangan Sampai Jadi ‘Dagangan’ Politik

Asahan,Datamedan—Presiden Mahasiswa Universitas Asahan (Presma UNA) Muhammad Nur Hidayat, minta agar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dijalani Mahasiswa tidak dijadikan kesempatan dagangan Politik karena menyambut Pilkada 2020.

“Beredarnya pemberitahuan yang dikeluarkan Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dan Terpadu Universitas Asahan (UNA) bahwa lokasi pelepasan KKN dihalaman Kantor Bupati Asahan ini menimbulkan polemik dan pertanyaan di tengah mahasiswa,” ungkap Muhammad Nur Hidayat, saat minta keterangan, Jum’at (7/2/2020).
Sesuai dengan surat edaran dari Kampus UNA bahwa kegiatan pelepasan KKN akan terlaksana di halaman Kantor Bupati Asahan,pada Senin tanggal 17 Februari 2020 mendatang.
“Pada Tahun sebelumnya kegiatan pelepasan KKN itu dihalaman Kampus UNA, dan KKN nya juga di luar dari Kabupaten Asahan, sekarang sudah berubah mengapa pelepasannya di halaman Kantor Bupati Asahan dan KKN nya hanya di Kabupaten Asahan disaat tahun Pilkada Asahan ini,” ujar Muhammad Nur Hidayat.

Muhammad Nur pun berharap kegiatan tentang pendidikan ini jangan sampai dijadikan kesempatan dagangan Politik sebab ia menilai bahwa kegiatan KKN ini sangat berbeda pada sebelumnya.

“Diduga juga adanya oknum Yayasan yang terlibat sebagai tim kampanye salah satu Paslon Bupati Asahan,, semoga hal tersebut tidak benar-benar terjadi,”tegas Muhammad Nur Hidayat.

Rektor Universitas Asahan, Prof.Ibnu Hajar, M.Si melalui Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, Ir. Ansoruddin, M.P menjawab bahwa kegiatan pelepasan KKN di halaman Kantor Bupati Asahan bukan hal yang salah dan melanggar aturan, serta dirinya mengatakan harus merubah yang biasa menjadi luar biasa.

“Kalau alasannya biasa sih, gak bisa dibilang biasa, karena kita hidup ini tidak lantas yang biasa biasa saja,”ujar Ansoruddin saat dikonfirmasi via telepon. Jum’at (7/1) sekira pukul 10.48 Wib.
Lebih lanjut, Ansoruddin memastikan kegiatan tersebut tidak akan berpengaruh dengan kepentingan politik, dirinya juga menegaskan bila ada nantinya dalam pelaksanaan berbau politik, maka silahkan melakukan protes.
Kemudian, Ansoruddin mengatakan bahwa pihaknya melaporkan akan melaksanakan kegiatan KKN kepada Bupati Asahan. Selanjutnya Bupati Asahan menawarkan pelaksanaan pelepasan dilakukan di Kantor Bupati Asahan, maka pihak UNA menerima tawaran tersebut.
“Kita melaporkan kepada Bupati, kemudian beliau menawarkan, ya kita sambut baik, karena saya pikir kalau itu juga kantornya rakyat, tentu hal itu merupakan tawaran yang menggiurkan,tentu untuk nama besar Universitas Asahan,”ujarnya
Share DataMedan

Leave a Reply