40 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan Polres Asahan

Asahan,DataMedan-Sat Res Narkoba Polres Asahan berhasil amankan sebanyak 40 Orang tersangka dalam 26 Kasus Narkoba selama 20 hari, hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto didampingi Kasat Narkoba Antoni Tarigan saat gelar Pers Rilis, Rabu18 Maret 2020.

“Semua tersangka sudah kita amankan beserta barangbukti yang dibantu oleh Polsek jajaran,”terang Kapolres Asahan.


Tak hanya tersangka, Polres Asahan juga berhasil amankan berupa barang bukti jenis Narkotika 2.865,03 Gram Ganja kering, 217,58 Gram Sabu-sabu dan 0,12 Gram Ekstasi Serbuk, yang diamankan di wilayah hukum Polres Asahan. 


Dalam pengungkapan kasus Narkotika, Polres Asahan beserta jajarannya berkomitmen untuk memerangi tindak kejahatan yang merusak generasi muda ini sampai keakarnya, dan tidak ada tebang pilih, siapa yang terlibat akan diproses dengan hukum yang berlaku. 


“Dengan menindaklanjuti laporan masyarakat, dengan melakukan penggerebekan hingga penyamaran dilakukan personil sebagai pembeli untuk, Namun para tersangka cukup lihai dalam aksinya dan bahkan melawan dan mengancam keselamatan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur kepada para tersangka,” ujar Mantan Kapolres Natuna tersebut.

Hasil dari pemeriksaan para tersangka barang haram ini sebagai besar berasal dari luar negeri, dan kebanyakan penggunanya usai produktif (30-50 tahun). Mereka terlibat karena faktor ekonomi, seperti tingginya upah menjadi kurir dan bisnis ini cukup menjanjikan, dan ada faktor lain karena sudah kecanduan. Sehingga para tersangka ini melanggar  Pasal  114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1)Undang-Undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, di atas 5 Gram, dengan ancaman mulai hukuman mati, penjara seumur hidup, dan maksimal penjara 20 tahun dan minimal 6 tahun. 


Para tersangka cukup ahli dalam bidangnya dalam menjalankan operasinya dan menutupi jejak, sehingga dapat memutuskan mata rantai untuk mencari para Bandar Narkoba, namun demikian Polres Asahan akan berupaya maksimal dengan menutup peluang terjadinya transaksi Narkoba dengan meningkatkan pengamanan dan menggandeng masyarakat ikut andil perang terhadap Narkoba. 


Oleh sebab itu dalam hal ini Polres Asahan melakukan langkah Preventif (pencegahan) bekerjasama dengan Pemerintah menggalakkan sosialisasi bahaya Narkoba kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polres Asahan, agar jangan main-main dengan Narkoba.

 
Sedangkan langkah Represif (tindakan) dengan memproses hukum tersangka dengan hukum yang berlaku sebagai efek jera dari perbuatannya, serta meningkatkan pengamanan dan pengawasan di wilayah rawan transaksi Narkoba. Artinya Polres Asahan akan berupaya agar Asahan bebas dari Narkoba. 

Share DataMedan

Leave a Reply