Bupati Sergai Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Bantuan di 3 Kecamatan

Sergai, DataMedan.com | Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Soekirman melakukan monitoring dan evaluasi bantuan masyarakat terdampak COVID-19 di Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, dan Bandar Khalifah, Kamis (11/06/2020).

Bupati mengucapkan terima kasih kepada unsur Forkopimda terutama kepada Polres Sergai dan Kodim 0204/DS, yang telah mendukung proses penyaluran bantuan yang tepat sasaran dan tepat waktu, sehingga mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Utara sebagai role model dalam penyaluran bantuan untuk wilayah lain.

Di samping itu menurut Bupati, tujuan evaluasi dan monitoring ini bukan hanya menyasar aspek kumulatif, namun juga sisi kualitatif karena melibatkan berbagai pihak seperti legislatif dan yudikatif. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat dapat memahami tentang bantuan, pendistribusian, sisi hukum, pengelolaan keuangan, serta penanggulangan pandemi COVID-19.

Menyoroti perihal data penerima berbagai program bantuan yang disalurkan, baik itu BST, BLT-DD, PKH hingga paket sembako dari Pemprovsu. Ada daerah yang seluruh jumlah KK-nya melampaui jumlah masyarakatnya, bahkan ada daerah yang realisasi bantuannya mencapai 113% disebabkan adanya kemiskinan struktural, artinya seluruh anggota keluarganya termasuk miskin. Masalah data ini harus dibereskan, sebab seluruh data yang ada itu bermuara dari desa itu sendiri.

“Mari kita runutkan permasalahan data ini dengan seluruh komponen yang ada agar data yang diperoleh tervalidasi dengan baik dan mencakup seluruh masyarakat terdampak. Permasalahan data juga dapat ditanggulangi dengan lebih aktifnya desa dalam melakukan pemutakhiran (updating)”, kata Bupati.

Terkait rencana Pemilu yang akan dilaksanakan tahun ini, Bupati Soekirman mengajak masyarakat memusatkan perhatian terhadap periode “new normal”, yang mengakomodasi masyarakat untuk kembali melaksanakan aktivitas produktif namun tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Biarkan tahun politik berjalan dengan sendirinya, kita hanya menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan masyarakat”, ucap Bupati.

Kepada seluruh ASN, Bupati Soekirman mengingatkan kembali tentang netralitas ASN, Kepala Desa dan Perangkat Desa juga harus menjadi pendingin suasana jika ada pihak yang ingin memprovokasi.

“Dari sejak dimekarkan, Kabupaten Sergai ini selalu sukses menjalankan pesta demokrasi dengan kondusif tanpa ada satu pun “kaca yang pecah”, karena masyarakat kita selalu dalam persaudaraan”, bebernya.(DM/02)

Leave a Reply