Kasus Corona di Sergai Bertambah, Pasien OTG Dinyatakan Positif

Sergai, DataMedan.com – Seorang Pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), dinyatakan positif terpapar COVID-19, berdasarkan keterangan resmi Gugus Tugas Percepatan Penganan COVID-19 Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (11/06/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Sergai mengatakan, OTG positif ini berinisial IS (20) yang sebelumnya didata oleh Dinas Kesehatan yang berasal dari hasil tracing kontak dari pasien positif COVID-19 sebelumnya.

“Yang bersangkutan memang diketahui memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID-19 inisial AS yang dinyatakan positif lalu dan telah di isolasi di RS Columbia Medan”, kata H. Akmal, di Posko Gugus Tugas Sergai.

Diungkapkan Akmal, pada Jumat tanggal 5 Juni 2020, Dinas Kesehatan melakukan tes PCR swab terhadap 4 orang kerabat yang melakukan kontak fisik dengan AS.

Yang bersangkutan katanya, dalam keadaan sehat, tidak mengalami sakit batuk, pilek demam dan penyakit penyerta lainnya yang biasanya menjadi ciri khas COVID-19.

Lalu pada Selasa, 9 Juni 2020, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengumumkan bahwasanya tiga dari empat orang yang diambil sampel swab-nya, 1 di antaranya dikonfirmasi sebagai positif COVID-19.

Informasi terkini, kata Jubir Akmal, yang bersangkutan masih dalam isolasi mandiri dan dalam pengawasan Dinas Kesehatan.

Dan rencananya pagi ini akan dilaksanakan penjemputan yang bersangkutan oleh Petugas Medis dari Puskesmas Perbaungan dibantu oleh Camat dan unsur Muspika serta Lurah setempat, untuk dirujuk ke RS G.L. Tobing dan diisolasi rawat di RS tersebut.

Selain itu direncanakan juga akan dilakukan tracing terhadap orang-orang yang ada kontak erat dengan IS, karena selama isolasi mandiri yang lalu ada informasi yang bersangkutan ada keluar rumah dan berinteraksi dengan warga sekitar.

Jika sudah didapat hasil tracing-nya terhadap orang-orang atau warga yang ada kontak dengan yang bersangkutan, akan dilakukan Rapid Test dan jika mengkhawatirkan akan dilakukan juga PCR test kepada yang terkait kontak erat dengan korban.

Akmal juga meminta kepada Camat dan Lurah agar melakukan penyemprotan desinfektan di rumah dan sekitarannya selama 3 hari berturut-turut untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah terjangkit.Dan untuk Dinas Kesehatan akan terus melaksanakan serangkaian prosedur preventif sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Ia juga mengimbau kepada warga untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan demi memutus mata rantai pandemi COVID-19.(DM/02)

Leave a Reply