38 views

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru SD-IT An Nafis, Bupati Sergai: Konsep Sekolah MANTAB Harus Benar-benar Dijalankan

Sergai, – Bupati Sergai, Darma Wijaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas baru (RKB) Sekolah Mandiri, Trampil, Asri dan Berkualitas (Mantab), SD Swasta IT An Nafis Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengkudu, Rabu, (15/09/2021).

Bupati Sergai Darma Wijaya menyampaikan, apresiasi kepada Yayasan SD IT An Nafis karena terus melakukan pembenahan untuk memberikan yang terbaik kepada peserta didiknya.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada sekolah tersebut karena telah terpilih menjadi sekolah penggerak.

“Saya ucapkan selamat kepada Yayasan SD IT An Nafis yang telah terpilih menjadi sekolah penggerak dan merupakan satu-satunya sekolah SD Swasta dari 11 (sebelas) sekolah yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan untuk Kabupaten Sergai”, ucapnya.

Dalam konsep Sekolah Mantab, Pemkab Sergai telah meletakkan dasar-dasar pembangunan pendidikan sebagai acuan rencana strategis (Renstra) Dinas Pendidikan dan Renstra satuan pendidikan.

“ Kami berharap agar konsep Sekolah Mantab benar-benar dapat dijalankan oleh Dinas Pendidikan serta seluruh sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah mulai dari TK, SD dan SMP sehingga menghasilkan lulusan yang benar-benar berkualitas”, ujarnya.

Bupati berharap agar Yayasan An Nafis terus melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran sehingga ke depan menjadi sekolah alternatif untuk menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks dan memenuhi harapan masyarakat.

Kepala Sekolah SD IT An Nafis Ridwan Rangkuti mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan telah berupaya bekerjasama dalam pendirian sekolah ini.

“Kami turut bangga karena SD Swasta IT An Nafis yang terpilih menjadi sekolah penggerak, satu-satunya sekolah SD Swasta dari 11 sekolah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan untuk Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat,” tukasnya.

Para pelajar akan didik menjadi pelajar yang memiliki profil pancasila. Ke depannya pelajar juga akan di didik menjadi hafiz, tilawah yang akan berguna di tengah-tengah masyarakat seperti menjadi imam dan penceramah.

Pembina Yayasan Drs Sayuti Nur mengingkapkan pihaknya akan mengembangkan sistem pendidikan yang dibuat seperti sekolah umum dan diikuti dengan sistem pembelajaran yang berlandaskan agama.

Sedangkan, Anggota DPRD Provinsi Sumut Ir. Loso Mena mengatakan pembangunan sekolah ini bersumber dari dana bansos.

“Kami mengarahkan dana bansos untuk tempat-tempat pembelajaran maupun rumah ibadah. Dana tersebut diberikan untuk pembangunan ataupun renovasi sekolah, rumah ibadah dan lainnya”, pungkasnya.(DM/02)

Share DataMedan

Leave a Reply