Perseteruan di PAN Medan Berlanjut, Abdur Rahman Nasution Jadi ‘Wakil Ketua DPRD Medan’
Medan,- Perseteruan di tubuh Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan sepertinya teru berlanjut. Setelah sebelumnya sejumlah pimpinan DPC PAN se Kota Medan menolak Sudari yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, untuk menduduki kursi Sekretaris DPD PAN Kota Medan, muncul spanduk Anggota DPRD Medan, Abdur Rahman Nasution atau akrab disapa Mance dengan menyebut dirinya Wakil Ketua DPRD Fraksi PAN.
Foto spanduk Abdur Rahman Nasution yang beredar di jejaring Whatsapp menjadi perbincangan hangat, mengingat saat ini PAN Kota Medan telah menugaskan HT.Bahrumsyah Sebagai Wakil Ketua DPRD Medan periode 2019-2024. Dalam spanduk tersebut jelan tertulis Abdur Rahman Nasution sebagai Wakil Ketua DPRD Fraksi PAN. Sejumlah pihak menduga PAN akan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).
Dari penelurusan wartawan, spanduk Mance yang berisi ucapan selamat idul adha terpasang di Jalan Karya Dalam persis di depan RS Sufina Azis. Kawasan ini merupakan basis Anggota DPRD Medan Abdur Rahman Nasution saat merebut kursi Anggota DPRD Medan pada 2019 silam.
Dugaan, persoalan ini muncul terkait permasalahan yang sampai saat ini belum juga reda di tubuh PAN.
Perseteruan Abdrur Rahman Nasution dengan Wakil Ketua DPRD Medan HT.Bahrumsyah meruncing setelah dirinya dirotasi dari jabatan di Fraksi PAN DPRD Medan.
Melalui perubahan komposisi Fraksi PAN dengan surat PAN/02.01/A/K-S/010/VI/2020/Tgl 27 Juni 2020, PAN merotasi Ketua Fraksi dan Sekretaris Fraksi PAN. Ketua F PAN yang tadinya dijabat Edwin Sugesti Nasution digantikan Sudari ST, sementara itu Abdur Rahman Nasution juga dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris digantikan Edy Syahputra ST. Duo Nasution ini kemudian ditempatkan di Anggota Fraksi.
Keputusan reposisi tersebut langsung diprotes oleh keduanya. Pergantian tersebut dinilai tidak sesuai dengan AD/ART partai.
“Usulan pergantian pimpinan fraksi cacat hukum karena tidak sesuai AD/ART partai,” ujar Ketua Fraksi PAN, Edwin didampingi Abdul Rahman saat itu.
Edwin menjelaskan keputusan pergantian pimpinan fraksi diambil pada acara rapat silaturahmi pengurus harian pada 25 Juni 2020 lalu.
“Agenda pertemuan itu silaturahmi pengurus DPD, waktu itu cuaca tidak bagus, hujan, jadi banyak pengurus harian tak hadir. Tapi, diputuskan akan ada pergantian pimpinan fraksi hanya dengan keputusan ketua dan sekretaris,” jelas Edwin.
Selama menjabat pimpinan fraksi, Edwin dan Abdul Rahman mengaku tidak pernah dievaluasi oleh DPD PAN Medan. Sehingga, mereka tidak tahu alasan pergantian komposisi pimpinan fraksi.



