Syaiful Ramadhan : Kesiapsiagaan Sangat Penting Dalam Meminimalisir Korban Akibat Bencana
Medan, -Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, Syaiful Ramadhan, menegaskan pentingnya kesiap siagaan dalam menghadapi bencana sebagai upaya meminimalisir korban akibat bencana. Hal ini disampaikan nya saat menggelar sosialisasi produk hukum daerah ke IV Tahun Anggaran 2026,Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Bencana.
Acara sendiri dilangsungkan disejumlah lokasi diantaranya di Jalan Karya Jaya no. 248 , Kel. Gedung Johor , Kec. Medan Johor, Jalan Antariksa GG pipa 4, Kel. Sari Rejo, Kec. Medan Polonia, Jalan B.Katamso GG rakyat , Kel. Sei Mati, Kec. Medan Maimun, Minggu (19/04/2026)
Dalam pemaparannya, Syaiful Ramadhan menjelaskan bahwa Perda tersebut menjadi landasan hukum bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya pencegahan, penanganan, hingga pemulihan pascabencana.
“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab utama dalam penanggulangan bencana, mulai dari penyusunan kebijakan, penyediaan anggaran, hingga penetapan status darurat. Namun demikian, peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan, baik dalam menjaga lingkungan maupun mematuhi arahan saat terjadi bencana, ” ungkapnya.
Dijelaskannya, Perda ini mengatur tiga tahapan penting penanggulangan bencana, yakni pra bencana melalui edukasi dan mitigasi, saat bencana dengan langkah tanggap darurat dan evakuasi, serta pasca bencana melalui rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Selain itu, masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, informasi, dan bantuan, namun juga berkewajiban berpartisipasi dalam upaya pencegahan. Kolaborasi antara pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha, dan relawan dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana, ” katanya.
Dengan Perda ini pihaknya sangat berharap membangun kesadaran bersama bahwa kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam meminimalisir risiko bencana.
“Warga harus mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi,” ujarnya.
Syaiful juga menyoroti beberapa potensi bencana yang kerap terjadi di Kota Medan, seperti banjir, kebakaran permukiman, dan angin kencang. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, seperti menjaga kebersihan drainase dan tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, ia mendorong pemerintah kota untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, termasuk memperkuat peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta meningkatkan koordinasi lintas sektor.




