Peristiwa

Hadi Suhendra : Masalah Jalan dan Drainase Harus Tuntas

Medan,-Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra SH, menegaskan keseriusan DPRD Kota Medan dalam merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur yang tertuang dalam pokok-pokok pikiran (pokir) seluruh Anggota DPRD Kota Medan.

Dijelaskan politisi Partai Golkar yang akrab disapa Suhendra tersebut, keseriusan tersebut ditegaskan DPRD Medan dengan merekomendasikan penambahan anggaran Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan sebesar Rp100 Miliar di P-APBD Kota Medan TA 2026, khusus untuk belanja modal infrastruktur yang menjadi pokir Anggota DPRD Medan.

“DPRD Medan menyiapkan anggaran Rp100 Miliar di Dinas SDABMBK untuk modal infrastruktur yang menjadi pokir seluruh Anggota DPRD Medan. Ini bentuk keseriusan kita dalam merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat terkait infrastruktur yang disampaikan kepada seluruh Anggota DPRD Medan,” ucap Hadi Suhendra, Jumat (21/8/2026).

Dikatakan Pimpinan DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar itu, penambahan anggaran sebesar Rp100 Miliar khusus untuk belanja modal infrastruktur yang menjadi pokir Anggota DPRD Kota Medan itu harus menjadi perhatian khusus bagi Dinas SDABMBK Kota Medan.

“Sebab semua pokir yang diusulkan Anggota DPRD merupakan aspirasi yang diterima secara langsung dari masyarakat. Oleh sebab itu, pokir Anggota DPRD harus menjadi prioritas, sebab aspirasi masyarakat adalah prioritas kerja pemerintah,” ujarnya.

Dengan tambahan anggaran Rp100 Miliar tersebut, sambung Hadi Suhendra, tidak ada alasan bagi Pemko Medan untuk tidak segera merealisasikan pembangunan yang menjadi pokir Anggota DPRD Medan.

“Kita berharap, kedepan tidak ada alasan terhambatnya pembangunan infrastruktur yang diusulkan oleh Anggota DPRD, sebab kita sudah tampung anggarannya di P-APBD,” katanya.

Ditegaskan Hadi Suhendra, Pemko Medan harus menyelesaikan seluruh permasalahan jalan rusak dan drainase yang tidak berfungsi secara maksimal.

“Masalah jalan dan drainase harus tuntas. Khususnya untuk wilayah Medan Utara, jangan sampai ada lagi jalan-jalan tanah yang belum di aspal. Drainase juga harus berfungsi dengan baik, mengingat masalah banjir di Medan Utara masih belum teratasi sampai saat ini,” pungkasnya.

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan