Kadis Kesehatan Asahan Jelaskan Pengobatan DBD
Kisaran,DataMedan–Terkait penyakit Demam Berdarah Denque (DBD) yang dialami warga Desa Tanah Rakyat, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan yang baru-baru ini sebanyak 5 orang data positif masyarakat terkena DBD sehingga menular. Menindak hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Dr Aris Yudhariansyah menjelaskan cara pengobatan terkena penyakit DBD, Sabtu (24/8/2019).
Dr Aris menjelaskan bahwa untuk pengobatan terkena penyakit DBD, Jika terinfeksi virus dengue, maka melakukan pengobatan di rumah untuk menggantikan di Rumah Sakit (RS) bisa menjadi alternatif untuk pemulihan yang cepat dan mengurangi gejalanya.
Hal ini dikarenakan tidak ada penanganan spesifik untuk DBD, kebanyakan pasien biasanya pulih dalam 2 minggu.
“Jika anda atau keluarga mengalami gejala DBD ringan, maka ada baiknya melakukan hal-hal berikut sebagai pengobatan awal untuk mencegahnya agar tidak semakin parah dan mengonsumsi cairan dalam jumlah banyak,” ujarnya,
Pasien DBD sebisa mungkin mencukupi asupan cairan. Dari mulai air putih hingga jus buah sebaiknya dikonsumsi oleh pasien. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah dehidrasi karena demam, serta membantu menurunkan demam.

Selain itu, mengkonsumsi banyak air juga membantu meringankan gejala seperti kram otot dan sakit kepala, karena keduanya timbul akibat dehidrasi. Air juga akan membantu menghilangkan racun berlebih dalam tubuh untuk dikeluarkan melalui urine.
“Mengonsumsi obat pereda demam dan nyeri, seperti Paracetamol dapat menjadi pilihan untuk meringankannya. Periksakan ke dokter untuk mengetahui obat mana yang sebaiknya dikonsumsi,” tutup Aris Yudhariansyah
Ia juga mengatakan,dipastikan Puskesmas terdakat harus sudah memiliki Standard Oprasional Prosedur (SOP), agar penanganan lebih jelas dan aman.
