Dinas kesehatan Asahan dan Community TB-Care SSR Aisyiyah Asahan melakukan perjanjian kerjasama atasi TB
Kisaran,DataMedan–Community TB Care ‘Aisyiyah merupakan program penanggulangan Tuberkulosis (TB) berbasis masyarakat yang merupakan bagian dari program Majelis Kesehatan ‘Aisyiyah dibawah pembinaan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Melalui Program Penanggulangan TB ini ‘Aisyiyah berupaya berperan serta dalam pembangunan kesehatan di Indonesia dan pencapaian target Millineum Development Goals (MDGs) no 6 yakni penurunan angka penyebaran penyakit menular.

Sebagai amanat Muktamar dan Tanwir ‘Aisyiyah, upaya penanggulangan TB ini dilakukan baik di daerah yang mendapatkan dukungan dari donor maupun secara mandiri. ‘Aisyiyah Daerah Kabupaten Asahan merupakan salah satu daerah yang dipercaya menjadi Sub-Sub Recipient (SSR) sejak tahun 2016 yang memiliki tugas meningkatkan peran serta masyarakat dalam menyuluh, menemukan suspect, mendampingi pengobatan pasien TB dengan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse chemotheraphy = Pengobatan Jangka Pendek dengan Pengawasan Langsung), mengadakan pelatihan kepada masyarakat seperti pelatihan kader TB, tokoh agama, tenaga kesehatan dan pemerintah dan sebagainya.
Sosialisasi TB dilakukan SSR TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Asahan.
kegiatan tersebut berlangsung di Nada resto Kisaran Kabupaten Asahan, Rabu (25/9/2019) dengan mengundang camat 25 kecamatan yang menjadi daerah program TB ‘Aisyiyah Kab Asahan dengan total peserta yang hadir sebanyak 60 orang.
Tampak hadir dalam kegiatan ini adalah Tim TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Asahan diantaranya ada Koordinator SSR,Ibu Sri Maharani bersama 2 orang Staf Administrasi, sedangkan dari Dinkes Kabupaten Asahan hadir Kadiskes Asahan dr.Aris Yudhariansyah,MM. Adapun pemateri diambilkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan yakni H.Safrin Sanja,SKM.
Dalam paparannya, safrin mengupas mulai dari masalah dasar pengertian penyakit TB hingga munculnya TB MDR dan koinfeksi TB-HIV. Pengertian dasar dari penyakit TB adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya.(DM/DES)


