Kades Buntu Pane Selamatkan Bocah Nyaris Diculik OTK
Asahan,Datamedan-Zah (14) warga Dusun IV Desa Buntu Pane Kecamatan Buntu Pane, Asahan nyaris korban penculikan dan dugaan pemerkosaan Orang Tak Dikenal (OTK), Selasa (21/04/2020).
Peristiwa sadis ini berawal dengan kedatangan seorang pria ke rumah korban dan mengaku penggiat sosial yang dapat meringankan warga terimbas pandemik covid—19.
Mendengar pengakuan lelaki yang datang dengan mengenderai Sepeda Motor Supra X 125 Nopol BK 2035 (seri tidak ingat) ke rumah keluarga ini, orang tua korban tergiur dan mempersilakan anak gadisnya ikut dengan pelaku karena akan diberikan bantuan sembako untuk meringankan warga terimbas pandemik corona.
Terlebih saat ini mengenai bantuan sembako dari pemerintah sudah beredar dikalangan masyarakat.
”Ini yang membuat saya percaya dan mengizinkan putri saya mengikuti untuk mengambilnya,” ujar orang tua Zah saat berada di Mapolres Asahan, Rabu (20/04/2020) siang.
Setelah Zah naik ke atas sepeda motor, lalu bergerak menuju arah Kisaran. Tapi setelah beberapa kilo meter melalui jalan umum, pelaku membelokkannya ke arah Kampung Beteng Desa Tanah Rakyat Kecamatan Pulau Bandring. Tepat di tengah areal kebun sawit, sepeda motor dihentikan pelaku.
Merasa curiga, Zah bertanya, mau kemana?. “Diam aja, jangan banyak tanya, kugorok nanti lehermu,” ujar Zah yang selamat dari penculikan menirukan ucapan pelaku. Pelaku yang sempat memegang pergelangan tangan Zah sembari menyetnya.
Zah berontak melakuan perlawanan dan tangannya lepas dari genggaman pelaku, lalu berhasil lolos dan berlari.Sesampainya di jalan umm desa itu, Zah menjerit minta tolong dan warga berhasil memberikan pertolongan dan menghantarnya ke tempat tinggal korban.
Selanjutnya, bersama Kepala Desa Buntu Pane, Manten Aperi Simbolon SH, orang tua korban dan sejumlah warga melaporkan kejadian ini ke Mapolres Asahan, Rabu siang.
Kepada petugas Polres Asahan yang menerima laporan ini , Kades dan orang tua korban menceritakan kronolisnya ke penyidik di Mapolres itu.
Setelah menerima laporan, Polres Asahan saat ini sedang melakukan penyelidikan atas kasus ini. Sedang Kades Manten Aperi Simbolon melalui Wartawan menghimbau warganya jangan cepat percaya kepada orang yang menawarkabn bantuan, dan terlebih dulu menghubungi kepala dusun di tempat tingalnya



