Peristiwa

DPD RI Akan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Sergai Soal Penanganan Banjir ke Pusat

Serdang Bedagai, – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), La Nyalla Mattalitti berjanji akan meneruskan aspirasi masyarakat Sergai tentang penanganan banjir lewat Bupati Darma Wijaya ke pusat.

Demikian diungkapkan La Nyala Matalitti saat berkunjung langsung ke Sergai bersama Anggota DPD RI, Muhammad Nuh, Pdt. Williem T. P. Simarmata, dan Dedy Iskandar Batu Bara saat memantau langsung kondisi Sungai Belutu yang meluap dan pengungsi korban banjir di Sei Rampah, Kamis, (25/11/2021).

“Atas bencana banjir ini, kami jelas turut prihatin. Semoga bisa segera ditemukan solusi terbaik untuk permasalah ini. Kami dari DPD RI akan menyuarakan permasalahan ini ke pusat agar penanganan banjir bisa lebih maksimal,” ucapnya.

Senada dengan Ketua DPD RI, Dedy Iskandar Batubara yang merupakan anggota senator DPD asal Sumut juga menyebut kunjungan pihaknya pada hari ini bertujuan untuk menggalang kerja sama demi menemukan jalan keluar paling komprehensif bagi masalah banjir di Sergai.

“Kami di DPD hadir pada hari ini untuk melihat bagaimana proses penanganan bencana banjir yang sudah dijalankan. Kami juga akan berkomunikasi dengan kementerian terkait agar penanganan banjir ini bisa disegerakan dan jadi solusi jangka panjang,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut Rahmad Shah, menyebut jika pihaknya berkomitmen memberikan perhatian maksimal bagi Kabupaten Sergai.

“Kami dari PMI Sumut sudah menyiapkan tenaga medis untuk memastikan kondisi para pengungsi mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kami berharap masyarakat Sergai yang jadi korban bencana banjir bisa bersabar dan tetap kuat menghadapi cobaan ini,” tutur Rahmad Shah.

Sebelumnya Bupati Sergai Darma Wijaya menyampaikan bencana banjir yang terjadi tahun ini merupakan yang terparah sejak 20 tahun belakangan. Ia menyebut, ada beberapa faktor yang ditenggarai jadi penyebab meluapnya air ke pemukiman warga.

“Aliran air sungai tidak lancar karena sedimentasi yang mengakibatkan pendangkalan. Lalu, bagian hilir sungai juga menyempit. Apalagi ditambah dengan cuaca ekstrim yang mengakibatkan banjir rob dan curah hujan yang tinggi. Akumulasi dari faktor-faktor ini mengakibatkan banjir yang parah,” ucap Bupati.

Bupati kemudian merinci, sampai hari ke 24 banjir, ada sekitar 6.000 kepala keluarga atau kurang lebih 34.000 jiwa yang tersebar di 5 kecamatan yang terdampak bencana banjir yaitu di Sei Rampah, Tebing Tinggi, Tanjung Beringin, Sipispis dan Dolok Masihul.

Darma Wijaya kemudian menegaskan, hal yang dibutuhkan saat ini bukan melulu sekadar bantuan sembako, namun masyarakat ingin agar banjir yang sudah jadi masalah langganan tiap tahun ini bisa usai dan tidak terjadi lagi.

“Karena itu kami berkomitmen untuk menggalang sinergi, mencari solusi yang terbaik bagi masalah banjir ini. Kami mengapresiasi banyak pihak yang menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap hal ini, baik dari pemerintah provinsi dan pusat serta pihak-pihak lain yang turut membantu Pemkab Sergai menghadapi tantangan ini”, ucapnya.

“Kami berharap kehadiran Bapak-bapak dari DPD RI pada hari ini bisa menjadi dukungan penting bagi Kabupaten Sergai untuk menuntaskan persoalan banjir”, pungkasnya.(DM/02)

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan