Peristiwa

Kucing Selalu Melacak Pergerakan Pemiliknya

Tokyo: Kucing ternyata tetap dapat melacak di mana orang berada di dalam rumah bahkan ketika mereka tidak dapat melihatnya, yang menjadi kesimpulan peneliti dari beberapa institusi di Jepang. 

Dalam makalah yang diterbitkan di PLOS ONE, kelompok tersebut menjelaskan eksperimen yang mereka lakukan terhadap kucing dan rekaman suara serta apa yang mereka pelajari dari penelitian ini.

Peneliti melakukan serangkaian eksperimen yang melibatkan penempatan kucing di kandang yang dilengkapi dengan speaker, menyalurkan suara, dan mengamati reaksi kucing.

Eksperimen ini meminta bantuan 50 kucing domestik (dan pemiliknya), yang dipisahkan menjadi tiga kelompok acak. Masing-masing dari ketiga kelompok tersebut kemudian dibagi lagi menjadi kucing rumahan dan kucing kafe. Masing-masing kucing ditempatkan di dalam kandang berukuran ruangan yang dilengkapi dengan speaker. Speaker lain ditempatkan di luar kandang, seperti dikutip dari Phys.org, Sabtu (13/11/2021). 

Kelompok-kelompok kucing tersebut kemudian didengarkan suara yang berbeda dari speaker—beberapa adalah suara pemilik yang memanggil mereka dengan nama; yang lainnya adalah suara-suara asing yang memanggil nama mereka; beberapa suara acak.

Selanjutnya, para peneliti memainkan suara berpasangan, yang pertama dikirim ke speaker di dalam kandang; yang kedua dikirim ke speaker di luar kandang. Saat suara dimainkan, para peneliti meminta pengamat sukarela menilai tingkat kejutan yang ditunjukkan setiap kucing.

Saat melihat data mereka, para peneliti menemukan bahwa kucing tampak terkejut ketika mendengar suara pemiliknya pertama kali di dalam kandang dibandingkan tiba-tiba di luarnya—suatu peristiwa yang menunjukkan bahwa manusia tiba-tiba berteleportasi seketika dari satu lokasi ke lokasi lain. 

Bahwa kucing tampak terkejut menunjukkan bahwa mereka melacak di mana manusia seharusnya berada dengan membangun peta mental lingkungan mereka, termasuk manusia yang tinggal bersama mereka.

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan