Bobby Nasution: Semangat Guru Patimpus Tidak Boleh Hilang

Medan, – Sejarah telah mencatat salah satu pendiri Kota Medan adalah Guru Patimpus Sembiring Palawi, salah seorang putra Karo. Hari jadi Kota Medan pun tidak terlepas dari sosok Guru patimpus yang pertama kali membangun Kampung Medan yang kini menjadi Kota Medan. Oleh karenanya Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap agar semangat dari pria kelahiran Ajijahe, Tiga Panah, Tanah Karo tahun 1540 itu tidak boleh hilang, salah satunya pembangunan Kota Medan yang dimulai dari kawasan sungai. 

Demikian disampaikan Bobby Nasution saat membuka Seminar Sehari Kerja Tahun Merdang Merdem Masyarakat Karo Seluruh Indonesia dalam rangka HUT Kota Medan ke-432 di Hotel JW Marriot Medan Jalan Putri Hijau, Jumat (10/6). Dengan mengenakan pakaian adat Karo, menantu Presiden Joko Widodo ini mengatakan, Guru Patimpus membuka kawasan hutan antara Sungai Deli dan Sungai Babura yang kemudian menjadi Kampung Medan. “Tanggal kejadian disebut-sebut 1 Juli 1590 dan kini diperingati sebagai hari lahir Kota Medan,” kata Bobby Nasution.

Berdasarkan sejarah terbentuk Kota Medan  karena pertemuan antara Sungai Deli dan Babura, maka Bobby Nasution mengajak semua untuk mencintai sungai yang ada di Kota Medan. “Kalau bisa mari kita memaknai dan mencintai sungai yang ada di Kota Medan, sehingga sungai dapat menjadi sumber pendapatan bagi kita semua,” ungkapnya.

Atas kerja keras Guru Patimpus dalam membangun Kota Medan, bilang Bobby, Pemko Medan tidak ingin menyia-nyiakan hal tersebut. Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih atas  kerja keras tersebut, ungkapnya, Pemko Medan saat ini memiliki lima program prioritas dalam membangun Kota Medan agar kedepannya menjadi lebih baik lagi.

Adapun kelima program prioritas itu, jelas Bobby,  yakni penanganan kesehatan. Setelah penanganan Covid-19 sudah dilakukan dengan maksimal sehingga penyebarannya dapat diminimalisir, jelasnya, Pemko Medan saat ini tengah fokus mengatasi permasalahan stunting  guna untuk memastikan para generasi penerus bangsa harus sehat dan tumbuh dengan baik.

Program prioritas selanjutnya, kata Bobby, perbaikan infrastruktur. Seperti yang diketahui, paparnya, Medan sempat dijuluki dengan “Kota Sejuta Lubang”. Itu sebabnya dirinya berkomitmen akan menuntaskan permasalahan infrastruktur dalam waktu 2 tahun sejak dilantik sebagai Wali Kota Medan. Sedangkan 2 tahun selanjutnya, menantu Presiden RI Joko Widodo ini akan melakukan penambahan kapasitas jalan.

Lalu masalah kebersihan, imbuh Bobby, menjadi program prioritas selanjutnya. Permasalahan kebersihan, bilangnya, harus diselesaikan bersama hingga tingkat lingkungan setempat. Selanjutnya penataan kawasan Kesawan yang merupakan heritage di pusat kota, paparnya, juga masuk program prioritas. Dikatakannya, banyak etnis, suku dan budaya yang ada menjadikan Medan sebagai kota yang multietnis. “Pemko Medan akan membangun tempat-tempat bersejarah seperti kawasan Kesawan, insya Allah pembangunannya akan dilakukan tahun ini,” paparnya.

Terakhir penanganan masalah banjir, kata Bobby, merupakan program prioritas yang akan dituntaskan. Salah satu pemicu terjadinya banjir akibat sungai yang mengalami pendangkalan akibat kurangnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihannya. Dalam upaya menjaga kebersihan sungai, Bobby sejalan dengan salah satu cita-cita dari Guru Patimpus yakni membuat transportasi yang ada di sungai sehingga nantinya dapat menjadi transportasi alternatif di Kota Medan. 

Apabila transportasi sungai dihidupkan kembali, suami ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini optimis kebersihan sungai secara perlahan akan terwujud. Dengan demikian timbul kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah ke sungai, sebab mereka sadar sungai tidak hanya bisa dipandang tetapi juga dapat dimanfaatkan. 

Di penghujung sambutannya, Bobby menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Medan jika terjadi kemacetan  dalam waktu yang dekat. Sebab, Pemko Medan akan melakukan pembangunan. Untuk itu, pria kelahiran 5 Juli 1991 ini minta dukungan dari seluruh masyarakat Kota Medan sehingga pembangunan yang dilakukan berjalan dengan lancar. 

“Meskipun nantinya akan terjadi terganggu kelancaran arus lalu lintas menyusul pembangunan yang dilakukan, percayalah pembangunan selesai nantinya dapat membawa perubahan bagi Kota Medan menjadi lebih baik. Untuk itu mari kita berkolaborasi membangun Kota Medan ke depannya,” harapnya.(DM/01)

Share DataMedan

Leave a Reply