Kader NU Harapkan Bobby Nasution Pimpin PWNU Sumut

Medan,-Sebentar lagi PWNU Sumut akan mengadakan Konferwil (konferensi Wilayah), itu artinya suksesi kepemimpinan PWNU Sumut akan mengalami kepemimpinan dan kepengurusan yang baru, kegiatan 5 tahunan ini akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2022.

Keberadaan Ketua PWNU Sumut ini tentu begitu vital dan juga strategis, sebab NU di Sumatera Utara sudah berkembang baik dan mengalami beberapa kemajuan. Ketua PWNU Sumut diharapkan dapat membawa bahtera NU untuk menyemaikan nilai-nilai Islam Rahmatan Lil ’alamin di tengah kehidupan keberagamaan masyarakat Sumut. Maka dengan adanya Konferwil NU Sumut yang salah satunya memilih ketua Tanfidziyah Masa Khidmat 2022-2027 ini tentunya akan semakin mendorong NU di Sumatera Utara ke arah yang lebih baik lagi.

Menurut Jamaluddin Siregar, bahwa sosok yang tepat untuk menjadi ketua PWNU Sumut adalah Bapak Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM yang tidak lain adalah Wali Kota Medan saat ini yang menjabat sejak tahun 2021 sampai 2024. Beliau merupakan anak dari pasangan Bapak Erwin Nasution dan Ibu Ade Hanifah Siregar. Di sisi lain juga beliau merupakan menantu kedua dari Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo.

Jamaluddin selaku kader NU menilai bahwa prestasi yang mentereng sudah banyak diraih Bobby Nasution selama memimpin Kota Medan. Di antaranya ialah penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak R.I. kepada Kota Medan sebagai Kota Layak Anak Peringkat Madya tahun 2021. Bobby Afif Nasution juga berhasil menyabet sebagai pelopor Ruang Bermain Anak (RBA). Bukan hanya itu, hal lainnya Bobby Afif Nasution selama memimpin Kota Medan juga aktif bergerak menangani masalah kesehatan, banjir, kebersihan, infrastruktur dan penataan heritage, serta hal-hal pendidikan dan juga sosial dan lain sebagainya.

Sehingga Jamaluddin Siregar menyatakan bahwa sosok Bobby Afif Nasution sangat tepat dan pantas untuk menakhodai PWNU Sumut lima tahun mendatang. Sosok Bobby yang muda sangat tepat untuk mengembangkan dan memajukan PWNU Sumut di era zaman milenial dan perubahan sosial yang sangat cepat. Apalagi Kiprah NU untuk memajukan peradaban ini juga kian tak ringan seiring pesatnya perubahan teknologi maupun tantangan persoalan zaman yang kian beragam.

Di sisi lain juga menurut Jamaluddin bahwa Bobby Afif Nasution merupakan pemimpin selalu mempererat ukhuwah islamiyah, menjunjung tinggi Islam Rahmatan lil ‘alamin dan juga merupakan pemimpin yang mengedepankan marhamah (sikap kasih sayang) sesama manusia, hal ini bisa kita lihat keberhasilannya menjadi pemimpin Wali Kota Medan yang masyarakatnya heterogen.

Lebih jauh lagi Jamaluddin Siregar menuturkan bahwasannya Bobby Afif Nasution merupakan keturunan tokoh Tapanuli Selatan yang kuat terhadap nilai-nilai religius, tentu ini sudah menjadi modal yang sangat baik menjadikan beliau sosok pemimpin Kota Medan saat sekarang ini maupun sebagai Ketua PWNU Sumut ke depannya. Bukan hanya itu saja, beliau juga memiliki prestasi akademik yang bagus dalam bidang ilmu pengetahuan terbukti semasa beliau menempuh kuliah di jenjang pendidikan Perguruan Tinggi.

Jamaluddin menyatakan dengan tegas bahwa dari berbagai calon yang sudah mencuat, sosok Bobby Nasution merupakan figur yang tepat untuk memimpin PWNU Sumut karena kepribadiannya yang lebih santun dan dapat diterima semua kalangan.

“Sekarang ini dibutuhkan pemimpin yang muda, berjiwa tangguh, religius dan dapat diterima semua kalanganlah yang layak memimpin PWNU Sumut ke depannya. Beliau tidak lain adalah Bapak Bobby Nasution, seorang tokoh dan pemimpin muda yang sudah teruji di berbagai medan lapangan, semangat dan jiwa mudanya, pemikiran yang jernih dan jasmaninya yang sehat, sangat baik dan pantas untuk memimpin PWNU Sumut,” tegas Jamaluddin Siregar.

Share DataMedan

Leave a Reply