Ketua KNPI Medan: Jangan Sampai Ada Bentrok Antarpemuda

Medan,- Ketua KNPI Medan Riza Usty Siregar SH menekankan agar jangan sampai terjadi bentrok antarpemuda di Kota Medan. Walikota Medan Bobby Nasution harus punya sikap merangkul pemuda dan organisasi pemuda di Medan untuk bersama-sama membangun Kota Medan.

Hal itu disampaikan Riza Usty Siregar dalam keterangan pers di Kantor DPD KNPI Medan, Jalan Nibung II, Medan, Rabu (9/11) didampingi Pengurus DPD KNPI Medan yakni Sekretaris, Bendahara & ketua Kecamatan se-Kota Medan. Menurutnya sikap walikota Medan saat ini yang mendiamkan dan terkesan menyepelekan keberadaan organisasi pemuda di Medan dapat menyebabkan gesekan antar organisasi pemuda.

“Kita tidak mau terjadi bentrok antar pemuda di Kota Medan tercinta ini. Sebagai bapaknya para pemuda di Kota Medan, kita minta walikota jangan menyepelekan ini. Harus bisa melihat mana yang harus dirangkul untuk membangun kota Medan bukan didiamkan saja,”katanya.

Selama ini, Riza mengaku, Walikota Medan tidak pernah mengundang KNPI Medan dalam setiap kegiatan Pemko Medan, serta tidak pernah menghadiri kegiatan yang digelar KNPI Medan baik sejak Musda ke 14, September 2021 yang lalu hingga detik ini. Ia bahkan menyayangkan pernyataan dari Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap untuk meminta KNPI Medan bersatu dengan sendirinya tanpa memberikan solusi.

“KNPI itu cuma satu di kota Medan, ini dapat dilihat dari nasabnya, dari kepemimpinan Zulham Effendi Siregar, ke El Adrian Shah hingga sekarang dipimpin saya, Riza Usty Siregar. Itu KNPI yang diakui Kemenkumham dengan Ketua Umum Ryano Panjaitan dengan SK No. AHU-0001273.AH.01.08,” jelasnya.
Riza juga menambahkan bahwa yg berhak memakai logo KNPI yg sah adalah KNPI yang ketua umumnya Ryano Panjaitan, itu sesuai dengan Hak Kekayaan Intelektual HKI. 4.01.09-37380/2002

Ia meminta Pemko Medan untuk memanggil masing-masing organisasi dan menunjukkan legalistas untuk mengakui salah satunya. “Jangan didiamkan saja. jangan sampai terjadi bentrok,” katanya.

Menurutnya, selama ini KNPI Medan di bawah kepemimpinannya telah menggelar kegiatan positif di antaranya Jalan Sehat menyambut hari Sumpah Pemuda yang digelar Minggu (6/11) di Stadion Teladan dengan dihadiri sekitar 600 peserta dan beragam hadiah. Namun tidak ada perwakilan dari Pemko Medan yang menghadiri. “Kita bahkan sudah melayangkan surat audiensi selama dua kali tapi tidak digubris sama sekali,”katanya.

Sebagai organisasi pemuda, pihaknya mengaku siap bergandeng tangan membangun Kota Medan. Ia berharap agar pemuda di Kota Medan tidak dikotak-kotak-kan. Menurutnya juga, di tingkat kecamatan, KNPI yang dipimpinnya mempunyai pengurus di 21 kecamatan di Kota Medan, telah menggelar kegiatan positif dan didukung oleh camat. Hal itu menjadi pertanyaan tidak adanya dukungan dari Pemko Medan.

“Proses ber-KNPI ini harus sesuai petunjuk organisasi dan AD/ART. Bahwa KNPI ini adalah wadah berkumpul dan bersilaturahmi OKP dan OKI. Sebagai bapak pemuda, harusnya walikota Medan, bisa melihat itu,” tegasnya.

Share DataMedan

Leave a Reply