Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara, H. Ansory Siregar : Nasionalisme Harga Mati
Kisaran,- Anggota DPR-RI H. Ansory Siregar, Lc melaksanakan kegiatan sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara di bumi tanah Melayu, tepatnya di Desa Bunut Seberang Kecamatan Pulobandring Kabupaten Asahan Propinsi Sumateta Utara, Selasa, (23/01/2024).
Dalam pertemuan yang dihadiri kalangan milenial para pemuda, tokoh adat dan agama serta para guru, H.Anshori Siregar menekankan kembali agar 4 Pilar berbangsa ini di hunjamkan kembali kepada anak-anak bangsa agar bisa mengerti, memahami dan merasakan makna2 nya dalam setiap tindakan nya.
“Sewaktu sekolah di jenjang SD, SMP, SMA sampai di bangku Kuliah Universitas, selalu saja Indonesia di sebut negara berkembang.Terus kapan menjadi negara maju ?,” tanya Anshori.
Untuk itulah, katanya setiap anak bangsa harus mempelajari kembali tentang 4 pilar berbangsa dan bernegara ini, baik Pancasila, Undang-Indang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika. Tak lupa juga beliau tidak pernah bosan mengingatkan kembali perlu nya penanaman rasa Nasionalisme, ditengah-tengah peserta sosialisasi, yang sekarang mulai memudar ditengah-tengah masyarakat.
“Ada kekayaan orang-orang tertentu yang disimpan di bank-bank di luar Indonseia. Juga beliau mensinyalir bahwa Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja sangat cenderung sekali mengakomodir kepentingan-kepentingan para pengusaha kapitalis, serta mengabaikan kepentingan-kepentingan para buruh atau para pekerja,” terangnya.
Dalam paparannya, Politisi senior PKS ini mengatakan kenapa partainya menolak UU Omnisbus Law Cipta Kerja, dikarenakan pro pengusaha atau kapitalis bukan pro buruh.
Disampaikannya, bahwa Dalam UU No 17 tahun 2014, setiap anggota MPR memiliki tugas untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan Empat Pilar MPR RI. Dimana empat pilar kebangsaan itu adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Empat pilar itu harus dijaga dan dipelihara oleh seluruh rakyat Indonesia.
“Karena dengan memahami dan memegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar ini, akan menjadi kekuatan kita sebagai bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan internal dan eksternal bangsa,” ucapnya.
Di hadapan peserta sosialisasi H.Ansory menjelaskan satu demi satu pilar kebangsaan yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, semestinya dilaksanakan dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Diakhir acara, Aggota DPR RI ini mempersilahkan 4 orang peserta yang berlainan suku dan bahasa, untuk maju ke panggung berbicara sesuai dengan bahasanya masing-masing. “lihatlah bahasa nya lain-laib tapi kita tetap bersatu dan inilah SEMBOYAN NEGARA” pungkasnya.




