dr. Ade Taufiq: Pancasila Jangan Sekadar Dihafal, Harus Terlihat dalam Kehidupan Sehari-hari
Medan, -Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, dr. H. Ade Taufiq, Sp.OG, mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan Pancasila sebatas hafalan, tetapi mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Ade Taufiq dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Jalan Selamat Ujung, Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas, serta Jalan Sei Beras, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Minggu (9/8/2026).
Menurut Ade Taufiq, Pancasila harus menjadi pedoman dalam membangun sikap dan perilaku masyarakat, terutama generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.
“Pancasila jangan sekadar dihafal, tetapi harus terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila harus tercermin dari cara kita bersikap, menghargai orang lain, menjaga persatuan dan bergotong royong,” pesannya.
Ia menilai perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda. Berbagai informasi yang beredar di media sosial tidak semuanya membawa dampak positif sehingga diperlukan kemampuan untuk menyaring informasi dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.
Ade Taufiq mengatakan, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Menghormati perbedaan, tidak mudah menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya, membantu sesama, menjaga lingkungan serta mengedepankan musyawarah merupakan bentuk nyata penerapan nilai Pancasila.
“Jangan hanya kita bisa menyebutkan lima sila, tetapi dalam kehidupan sehari-hari masih mudah terpecah karena perbedaan. Justru di situlah Pancasila harus hadir,” ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua, pendidik dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan keteladanan kepada generasi muda. Sebab, menurutnya, pendidikan Pancasila tidak cukup hanya disampaikan melalui teori, tetapi harus dicontohkan melalui perilaku.
“Generasi muda harus kita bekali dengan wawasan kebangsaan yang kuat. Mereka harus memahami bahwa keberagaman Kota Medan adalah kekuatan yang harus dijaga, bukan alasan untuk saling bermusuhan,” katanya.
Ade Taufiq berharap kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dengan demikian, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara yang diucapkan dalam berbagai kegiatan formal, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat Kota Medan yang rukun, toleran, adil dan gotong royong.



