Uncategorized

Dinkes Sevut 37 Warga Asahan Terkena Kanker

Asahan,Datamedan-Dinas Kesehatan sebut sebanyak 37 warga Kabupaten Asahan menderita kanker. Dari jumlah tersebut 17 orang dinyatakan positif terkena kanker payudara, dan 5 orang kanker serviks.


“Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan Asahan tahun 2019, bahwa sebanyak 37 orang terkena kanker,”ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Asahan, Nurdin saat diwawancarai wartawan, Minggu (22/3/2020).

Data yang dimimiliki Dinas Kesehatan berdasarkan hasil yang diproleh Rumah Sakit yang ada di Asahan, jumlah penderita kanker yang paling menonjol adalah kanker payudara, kemudian serviks, leukimia, getah bening dan kanker Colon.


Masih dari Nurdin, menurutnya kanker payudara adalah kondisi ketika sel kanker terbentuk di jaringan payudara. Kanker bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara. Kanker juga bisa terbentuk di jaringan lemak atau jaringan ikat di dalam payudara.

Kanker payudara terbentuk saat sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Sel tersebut umumnya membentuk tumor yang terasa seperti benjolan. Meski biasanya terjadi pada wanita, kanker payudara juga bisa menyerang pria.

Kanker payudara yang paling umum terjadi, terbagi dalam beberapa jenis.Ductal carcinoma in situ. Kanker ini tumbuh di duktus, dan tidak menyebar ke jaringan sekitarnya. Jenis kanker ini termasuk kanker stadium awal dan mudah diobati. Namun demikian, kanker ini bisa menyebar ke jaringan sekitarnya jika tidak segera ditangani.

Lobular carcinoma in situ. Adalah kanker yang tumbuh di lobulus. Sama seperti ductal carcinoma in situ, kanker ini tidak menyebar ke jaringan sekitarnya.Invasive ductal carcinoma. 
Kanker ini tumbuh di duktus dan bisa menyebar ke jaringan sekitarnya, bahkan bisa menyebar ke area tubuh yang lain. Jenis kanker ini terjadi pada 70-80% kasus kanker payudara.

Invasive lobular carcinoma. Adalah kanker yang tumbuh di lobulus dan bisa menyebar ke jaringan sekitarnya. Kanker ini terjadi pada 10% kasus kanker payudara.Kanker payudara seringkali sulit terdeteksi di tahap awal karena ukurannya yang kecil. Benjolan baru dapat teraba jika ukurannya cukup besar.

Meski demikian, tidak semua benjolan di payudara berarti kanker. Oleh karena itu, pemeriksaan penting dilakukan guna memastikan apakah benjolan tersebut kanker atau bukan.

Belum diketahui apa yang menyebabkan sel kanker tumbuh di payudara. Tetapi ada sejumlah faktor yang bisa membuat seseorang berisiko terkena penyakit ini. Misalnya mengalami menstruasi pada usia yang terlalu muda atau terlalu tua, dan memiliki anggota keluarga yang juga menderita kanker payudara.

Share DataMedan

Tinggalkan Balasan