Warga Usul Di Reses Syaiful Ramadhan, Data Penerima Bantuan Pemerintah Harus Didata Ulang
Medan,- Anggota DPRD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Syaidul Ramadhan menemukan masukan berharga dari masyarakat saat menggelar reses II yang dilakukan dengan mengunjungi warga langsung atau secara Door to Door, Kamis (30/04/2020) di Kawasan Jalan Brigjend Katamso Gg.Pantai Burung Medan.
Masukan warga yang disampaikan diantaranya terkait penerima bantuan pemerintah kepada masyarakat yang pada pelaksanaanya sudah tidak sesuai lagi. Dimana, banyak warga yang kondisinya mampu tetapi mendapat bantuan. Sementara warga yang dikategorikan miskin tidak mendapat bantuan.
Dalam kesempatan itu, warga meminta DPRD Medan mendorong Pemerintah agar melakukan pendataan kembali bagi masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah.
“Kami meminta pemerintah melakukan pendataaan kembali Penerima Bantuan dari Pemerintah, sebab banyak warga yang tidak mampu tidak dapat, seprti bantuan PKH, BLT dan bantuan lainnya,” ungkap Welima saat menerima kunjungan Syaiful Ramadhan di kediamannya.

Dikatakannya, karena tidak tepatnya bantuan itu ke sasaran yang dituju, maka jangan heran jika kondisi masyarakat dari tahun ke tahun tidak berubah. “Terakhir yang mampu menerima bantuan, yang miskin tidak menerima bantuan. kondisi masyarakat jadinya tidak berubah,” jelasnya.
Dengan tepatnya sasaran tesebut, Warga mengharapkan kehidupan masyarakat bisa lebih baik lagi ke depan. “Dengan tepat sasarannya bantuan BLT dan PKH, warga yang tidak mampu bisa terpenuhi kebutuhannya dan mereka bisa fokus mencari pekerjaan lain,” jelasnya.
Sementara itu, Sarani warga Jalan Brigjend Katamso Medan mengharapkan Pemerintah Kota Medan juga memberikan bantuan modal usaha kepada warga agar tetap bisa bertahan dan bangkit.
“Harapan kita Pemko Medan juga bisa memberikan bantuan usaha kepada masyarakat agar masyarakat bisa bertahan dan bangkit dari kesulitan ekonomi sekarang ini,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Syaiful Ramadhan menilai data warga penerima PKH dan BLT perlu benar-benar melakukan pendataan sehingga program yang akan dikucurkan kepada masyarakat benr-benar tepat sasaran.
“Hal yang sangat mendasar sekali, data warga penerima bantuan harus benar-benar valid sehingga program tersebut tepat sasaran sehingga dirasakan dengan baik oleh masyarakat,” ungkapnya.

Masukan dari masyarakat ini sangat penting dalam upaya memperbaiki penyaluran setiap bantuan. “Warga tentunya faham dan tahu persis kehidupan mereka di lingkungan. Dan masukan ini sangat penting untuk ditindaklanjuti Pemko Medan untuk kemudian menjadi informasi awal memperbaiki data warga yang menerima bantuan,” jelasnya.
Terkait harapan warga soal bantuan modal usaha, Syaiful juga mendorong pemerintah untuk menciptakan program produktif di masyarakat. “Mungkin tidak hanya soal bantuan modal usaha melainkan juga pelatihan-pelatihan dan keterampilan di masyarakat seperti hanya terkait pemasaran produk secara online dan program lainnya,” pungkasnya.



