Syaiful Ramadhan Tekankan Pentingnya Generasi Muda Miliki Karakter, Etika, dan Kepedulian Sosial
Medan,-Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Syaiful Ramadhan, mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini disampaikannya saat melaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di sejumlah tempat dinataranya, Jalan Setia Budi No.2, Tj. Sari, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Jalan Antariksa/Pipa IV No.6, Sari Rejo, Kec. Medan Polonia, Minggu (21/06/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Syaiful Ramadhan menegaskan bahwa tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks, terutama di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat.
“Masyarakat, khususnya generasi muda, tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, etika yang baik, serta kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi pedoman penting dalam membentuk pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab. Pancasila mengajarkan sikap saling menghormati, menjunjung tinggi persatuan, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
“Karakter yang kuat akan menjadi benteng bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif. Di sisi lain, etika dan kepedulian sosial harus terus ditanamkan agar tercipta kehidupan yang harmonis dan saling mendukung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Syaiful juga menekankan bahwa wawasan kebangsaan harus terus diperkuat agar masyarakat memiliki rasa cinta tanah air dan kesadaran untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan memahami keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang yang dimiliki bangsa Indonesia, masyarakat diharapkan mampu menjaga persatuan dan menghindari perpecahan.
Melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, Syaiful berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga kehidupan bermasyarakat.
“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.




